Traveling Kota Tua Djakarta

KOTA TUA merupakan icon wisata Jakarta yang biasa juga disebut Batavia Lama, Kota Tua juga dijuluki sebagai “Permata Asia” dan “Ratu dari Timur” pada abad ke-16 oleh pelayar Eropa, Jakarta Lama dianggap sebagai pusat perdagangan untuk benua Asia karena lokasinya yang strategis dan sumber daya melimpah.

Sebelum menjadi Batavia, dahulu kota tua bernama Jayakarta, yang masih merupakan daerah kekuasaan Kerajaan Pajajaran. Sekitar tahun 1619 kota ini dihancurkan oleh VOC dan dibangunlah kota baru yang dinamakan Batavia. Kota Batavia dibangun lengkap dengan segala prasarana, mulai dari Bank Java (Saat ini Bank Indonesia), kantor gubernur VOC sampai pelabuhan VOC lengkap dengan kanal-kanal dan gaya arsitektur Belanda di zaman itu.

Di Jakarta, kawasan kota tua ini merupakan salah satu area yang masih cukup dijaga kekhasan tempatnya hingga saat ini. Walaupun beberapa bangunan tua terlihat tidak diurus, namun beberapa diantaranya masih berfungsi dengan baik, seperti Stasiun Jakarta Kota & Kantor Pos Indonesia, beberapa diantaranya sudah dijadikan museum untuk mengenang sejarah di kala itu. Beberapa museum terkenal yang bisa dikunjungi yaitu Museum Bank Indonesia, Museum Wayang, Bekas Kantor Gubernur, Museum Keramik dan beberapa bangunan tua disana.

Ada sejumlah tempat wisata Kota Tua di Jakarta yang patut Anda kunjungi, diantaranya:

1. Museum Fatahillah

Museum ini adalah bagian yang tak terpisahkan dari riwayat Jakarta itu sendiri, itulah sebab dinamakan sebagai Museum Sejarah Jakarta, atau juga Museum Batavia. Di masa lampau, tepatnya era penjajahan VOC, bangunan museum ini memiliki fungsi sebagai balai kota, ruang pengadilan, dan penjara bawah tanah.

2. Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa di Jakarta adalah sebuah pelabuhan yang dahulu telah menghubungkan Indonesia dengan dunia luar. Pelabuhan ini adalah tempat persinggahan banyak kapal mancanegara yang datang untuk perdagangan.

3. Museum Bank Indonesia

Museum ini dahulu kala adalah rumah sakit Binnen Hospital. Dalam perjalanannya, bangunan ruma sakit dialihfungsikan sebagai sebuah bank yang bernama De Javasche Bank pada tahun 1828. Dalam sejarah perbankan Indonesia, museum ini adalah awal kehadiran Bank Indonesai.

4. Museum Seni Rupa dan Keramik

Di museum ini, Anda dapat menyaksikan 350 lukisan dan 1350 jenis keramik, baik dari nusantara, Asia, hingga Eropa. Jika Anda suka, Anda bahkan dapat mempelajari tentang cara membuat keramik di museum ini.

5. Toko Merah

Toko Merah adalah rumah dari Baron Van Imhoff, seorang Gubernur Jenderal VOC yang juga adalah pendiri Istana Bogor. Bangunan Toko Merah ini sesuai namanya berwarna merah, saat masuk ke dalamnya Anda akan menjumpai betapa terawat dan terjaga keaslian bagian dalam dari bangunan Toko Merah ini.

 

Team bisnisgurih.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

"Mau Videomu Menghasilkan Uang?">> Pelajari Selengkapnya Di sini <<
+ +